PENGUMUMAN KELULUSAN JALUR UMUM GELOMBANG 1 DAN BEASISWA UID CIAMIS TAHUN 2025

PENGUMUMAN KELULUSAN JALUR UMUM GELOMBANG 1 DAN BEASISWA UID CIAMIS TAHUN 2025 


Rapat Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Islam Darussalam yang dilaksanakan pada  tanggal 18 Juli 2025 menetapkan bahwa calon mahasiswa yang LULUS Seleksi Masuk Universitas Islam Darussalam melalui jalur Umum dan Beasiswa adalah 175 orang dengan rincian:


Pendaftar: 175 orang

Lulus: 163 orang

Tidak Lulus: 12 orang


Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus harus melakukan registrasi (daftar ulang) online dan offline dengan  ketentuan sebagai berikut:

  1. Waktu registrasi pada tanggal 21 s.d. 26 Juli 2025
  2. Melakukan registrasi online di http://reg.uidc.ac.id/ (harap didahulukan sebelum melakukan tahap yang lain)
  3. Membayar Uang Kuliah Angsuran I dengan rincian sebagaimana terlampir, melalui BRI Virtual Account (BRIVA)
  4. Menyerahkan berkas persyaratan registrasi yang terdiri:
    • Fotokopi bukti pembayaran uang kuliah angsuran 1,
    • Print out bukti registrasi online,
    • Formulir Registrasi offline (terlampir),
    • Fotokopi STTB/IJAZAH yang dilegalisasi sebanyak 2 lembar
    • Fotokopi Kartu Keluarga
    • Pas foto berwarna ukuran 3 x 4 = 4 lembar, dan 2 x 3 = 4 lembar,
  5. Seluruh persyaratan butir a sampai f dimasukkan ke dalam stopmap warna merah (Fakultas Syari'ah dan Hukum), warna kuning (Fakultas Tarbiyah dan Keguruan), warna hijau (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam), warna biru (Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama), dan diserahkan ke: SEKRETARIAT PMB,
  6. Mengikuti Ta’aruf Mahasiswa Darussalam (TAMADA).


Download Surat Kelulusan

  • Pembaharuan terakhir 2025-07-19 08:00:00 329 hits

KOMENTAR

Sedekah Paling Besar Pahalanya

Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Seseorang Datang Kepada Rasulullah Saw Lalu Bertanya, "Ya Rasulullah, Sedekah Manakah Yang Lebih Besar Pahalanya? Rasulullah Saw Menjawab, "Bersedekah Dalam Keadaan Sehat Sedang Engkau Amat Sayang Kepada Harta Tersebut, Takut Miskin Dan Mengharapkan Kekayaan. Oleh Sebab Itu Jangan Menunda-nunda Sehingga Apabila Ruh (nyawa) Sudah Sampai Di Tenggorokan (hampir Mati) Lalu Engkau Berwasiat Untuk Si Fulan Sekian, Untuk Si Fulan Sekian.

TOP