DISKUSI TERBATAS IAID DAN TAZKIA BAHAS PENINGKATAN MUTU TRI DHARMA PTKI SWASTA

Ciamis, 14 Agustus 2023 — Suasana hangat namun penuh keseriusan mewarnai ruang pertemuan Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis pada Senin pagi. Para pimpinan dan civitas akademika dari dua perguruan tinggi Islam—IAID Ciamis dan Institut Agama Islam Tazkia, Bogor—berkumpul dalam sebuah Diskusi Terbatas tentang Peningkatan Mutu Tri Dharma Pendidikan Tinggi PTKI Swasta.

Pertemuan ini digagas sebagai upaya memperkuat wawasan dan membangun kesepahaman bersama tentang bagaimana perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) swasta dapat tumbuh menjadi institusi yang bermutu, kredibel, dan bertanggung jawab. Diskusi berlangsung interaktif; peserta saling bertukar pengalaman, mengkritisi kebijakan pengelolaan akademik, dan merumuskan strategi konkret untuk menghadapi tantangan mutu di era digital dan globalisasi pendidikan.

Dalam sambutan pembuka, perwakilan tuan rumah dari IAID menekankan bahwa peningkatan mutu Tri Dharma—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—tidak bisa hanya menjadi jargon. “Kita harus membangun sistem yang hidup, bukan sekadar dokumen. Mutu perguruan tinggi tidak akan tumbuh tanpa budaya akademik yang sehat dan kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, delegasi dari Institut Agama Islam Tazkia berbagi praktik baik dalam membangun tata kelola yang transparan dan sistem penjaminan mutu internal yang adaptif. Mereka menekankan pentingnya membangun reputasi akademik melalui riset kolaboratif, inovasi kurikulum, serta jejaring dengan dunia industri dan lembaga internasional.


Diskusi kemudian berkembang menjadi refleksi kolektif tentang tantangan PTKI swasta di tengah tuntutan akreditasi, profesionalisasi dosen, dan transformasi digital. Peserta sepakat bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing.

Menjelang penutupan, muncul komitmen untuk menindaklanjuti forum ini dengan kerja sama konkret—mulai dari pertukaran dosen, publikasi bersama, hingga penyusunan program peningkatan kapasitas manajerial bagi pimpinan PTKI swasta.


Dengan semangat kebersamaan itu, diskusi terbatas ini bukan hanya menjadi ruang berbagi gagasan, tetapi juga langkah kecil menuju cita-cita besar: mewujudkan pendidikan tinggi Islam yang bermutu, kredibel, dan bertanggung jawab bagi kemajuan umat dan bangsa.

Kepada Sebuah Mimpi

Abu Sa'id Al-Khudri R.a. Mendengar Rasulullah Saw Bersabda, "Jika Salah Seorang Kamu Melihat Mimpi Yang Disukai, Maka Itu Dari Allah Dan Hendaklah Diceritakannya Kepada Orang Lain."Dalam Riwayat Lain: "Jangan Diberitakan Kecuali Kepada Orang Yang Engkau Sukai. Dan Jika Mimpi Yang Menakutkan, Maka Itu Dari Setan Dan Hendaklah Ia Berlindung Kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala Dan Tidak Menceritakannya Kepada Orang Lain, Maka Tidak Akan Berbahaya Baginya.

TOP